Peringatan HUT TAGANA ke 17 Tingkat Jawa Barat

Oleh Admin

Terbit Senin, 5 April 2021   Dibaca 4 kali



Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menggelar peringatan HUT TAGANA ke 17 Tingkat Provinsi Jawa Barat pada Jumat 26 Maret 2021 di Lapang Sayang heulang Desa Mancagahar Kec. Pameungpeuk Kab. Garut.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan simulasi uji SOP Kampung Siaga Bencana (KSB) yang baru saja dibentuk di Desa Karyasari Kecamatan Cibalong dan Desa Mandalakasih Kec. Pameungpeuk Kabupaten Garut.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah, menyampaikan  kegiatan ini dihadiri sekitar 250 peserta yang diantaranya berasal dari perwakilan dinas sosial dan FK Tagana kabupaten kota di Jawa Barat. sebelumnya, dalam rangka pembentukan KSB di dua desa tersebut, telah dilakukan rangkaian acara sejak tanggal 24 Maret yang diisi kegiatan sosialisasi yang diikiti 100 peserta, dan pelatihan teknis yang diikuti 60 peserta. "kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memperluas jangkauan penanggulangan bencana juga mensinergikan program penanggulangan bencana antar lembaga terkait." paparnya.

Dalam kesempatan ini Sekretaris Camat Pameungpeuk mengucapkan rasa terima kasihnya atas pembentukan KSB di salah satu desa di kecamatannya, yaitu Desa Mandalakasih. "Desa Mandalakasih termasuk salah satu wilayah rawan bencana di kecamatan ini terutama bencana banjir bandang. Terakhir pada Oktober tahun lalu, desa ini terdampak banjir paling besar.

Kasubdit  Kesiapsiagaan dan mitigasi bencana Direktorat PSKBA Kemensos RI, iyan Kusmandiana yang hadir dalam peringatan tersebut menyampaikan bahwa Jawa Barat merupakan tempat bersejarah bagi Tagana Jawa Barat. "Tahun 2004 lalu, Tagana direncanakan, dirintis, dan dikukuhkan di Lembang Jawa Barat dengan jumlah baru 68 orang. Kini di usia 17 tahun diperingati kembali di Jawa Barat dengan jumlah Tagana aktif mencapai 20. 026 orang."

Iyan juga menambahkan bahwa Tagana Jawa Barat merupakan barometer tagana seluruh indonesia karena sudah memberi kontribusi bagi penanganan bencana  bukan hanya di Jawa Barat tetapi juga di seluruh Indonesia. " Semoga Tagana bisa mempertahankan eksistensinya, tidak cepat puas. Mewujudkan Slogan Tagana Berani, berani menghadapi tantangan dan berani mengembangkan diri lebih baik lagi." lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut iyan juga menginformasikan bahwa dalam waktu dekat akan ada pelaksanaan verifikasi dan sertifikasi bagi 10.000 Tagana di seluruh Indonesia.


Sekretaris daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, turut memberikan apresiasi dalam peringatan tersebut. Ia mengakui bahwa Hampir di setiap kejadian bencana, Tagana selalu ada. Ia berharap semoga pembentukan Ksb dan tagana akan memberi warna lain dalam penanggulangan bencana.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Dodo Suhendar menyampaikan, hal lain yang juga penting dalam upaya penanganan bencana adalah bagaimana menyiapkan masyarakat untuk peduli terhadap upaya-upaya mitigasi untuk mengurangi dampak bencana pada saat terjadinya bencana.


Komentar


Komentar