JABAR LUNCURKAN PROGRAM PESANTREN LANSIA

Oleh Admin

Terbit Kamis, 27 Oktober 2022   Dibaca 34 kali



Bandung, 26/10/22 - Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara resmi meluncurkan program Griya Pesantren Lansia Juara (Griya Salira) di kantor UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Lansia (PPSGL) pada Rabu 26 Oktober 2022. Program ini akan menjadi salah satu program yang diterapkan di UPTD PPSGL. 

Dengan diterapkannya program Pesantren Lansia, proses pembinaan para klien Lansia di PPSGL akan diarahkan pada kehidupan beragama yang kental. Rutinitas para klien dalam menjalankan aktivitas-aktivitas keagamaan, khususnya bagi klien yang beragama Islam, lebih ditingkatkan sehingga diharapkan dapat mendukung tercapainya mimpi bersama yaitu husnul khotimah. 

Dalam kegiatan ini turut hadir Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul ulum yang membuka serta meresmikan Griya Salira. Dalam arahannya Uu mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat selalu berusaha yang terbaik untuk masyarakatnya termasuk inovasi dalam pelayanan terhadap masyarakat. "Salah satu inovasi pelayanan masyarakat yang dijalankan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat yaitu Pesantren Lansia, karena lansia merupakan tanggung jawab kita bersama", kata Uu. 

Griya Salira menjadi inovasi Pesantren Lansia pertama di tingkat Nasional. Griya Salira merupakan hasil kerjasama antara Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat bersama para stakeholder. Dengan diterapkannya Program Griya Salira di PPSGL, maka ada sejumlah santri dan santriwati yang tersebar di 4 titik griya lansia milik Pemda Provinsi Jawa Barat yaitu PPSGL Ciparay, Satuan Pelayanan Lansia Karawang, Satuan Pelayanan Lansia Garut dan  Satuan Pelayanan Lansia Sukabumi. 

Griya Salira ini dilatar belakangi dengan cita-cita dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yaitu ingin adanya peningkatan pelayanan spiritual Bagi Masyarakat Lansia di Jawa Barat. 

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat yang hadir memberi sambutan dalam peluncuran Griya Salira mengatakan Dinsos berupaya untuk merealisasikan kebijakan revitalisasi dan transformasi rehabilitasi sosial yang dapat memberikan tambahan atau penguatan dalam aspek spiritual. "Jadi para klien di Griya lansia dapat menjadi santri sampai akhir hayat, sampai meninggal dunia", kata Dodo. 

Di PPSGL, banyak Klien yang merasa kurang dalam hal keagamaan seperti tidak bisa membaca Al-Quran, ingin solat tetapi belum bisa. Mereka sangat berharap adanya program pesantren lansia yang bisa mewadahi keinginan mereka untuk belajar sesuai dengan kemampuannya. Di Griya Salira inilah, para lansia dapat mewujudkan harapannya dengan mengikuti beberapa program layanan yaitu kajian ibadah tematik, tahsin, taddabur alam, qiyamulail, kegiatan sosial, literasi dan curhat kepada ustadz.(Bintang, Rachmi) 

 

 Humas Dinsos Jabar


Komentar


Komentar