Dinsos Jabar Dampingi Gubernur Jawa Barat Meninjau Lokasi Bencana Banjir Karawang

Oleh Admin

Terbit Selasa, 9 Februari 2021   Dibaca 20 kali



Cikampek, Karawang- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meninjau lokasi bencana banjir di Karawang (09/02/2021) tepatnya di Perumahan Bumi Mutiara Indah, Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Karawang, Cellica Nurachdiana yang turut hadir mendampingi Gubernur memaparkan kondisi yang menyebabkan terjadinya banjir di 3 kecamatan di Kabupaten Karawang. "Untuk di Cikampek sendiri, Banjir terjadi sebagai akibat dari meluapnya sungai Cikarang Bulan yang menerima limpahan air dari Situ Kamojing. " jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa Situ Kamojing telah mengalami pendangkalan, sehingga apabila terjadi curah hujan yang cukup tinggi di hulu, berpotensi menyebabkan terjadinya banjir di hilir termasuk daerah Cikampek.

Selain Kecamatan Cikampek, ada dua kecamatan lain yang juga terdampak yaitu kecamatan Tirtamulya dan Kec. Kotabaru.

Jumlah korban yang terdampak paling banyak terdapat di daerah Cikampek yaitu sekitar 3160 KK atau sekitar 10.400 jiwa, sementara itu di Kecamatan Tirtamulya sebanyak 278 KK / 853 jiwa dan di Kec. Kotabaru sebanyak 185 KK/615 jiwa.

Para korban terdampak ada yang mengungsi ke rumah kerabat/ warga lain yang tidak terdampak Banyak pula yang memilih bertahan di rumahnya masing masing.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Enok Komariah mengatakan terkait Dapur Umum, lokasinya dipusatkan di Dinas Sosial Kabupaten Karawang, untuk selanjutnya disalurkan ke 3 lokasi bencana. "Sekali masak, Dapur umum membuat 1500 porsi yang akan disalurkan ke 3 kecamatan terdampak yaitu 400 porsi untuk kec. Kotabaru, 400 untuk Kec. Tirtamulya, dan 700 untuk Kec. Cikampek, " tuturnya.

Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat telah menyalurkan logistik sejumlah 20.617.500 dari APBD  berupa mie instan 1000 bungkus, kasur 15 buah, dan selimut 50 buah.

Dalam kesempatan tersebut, Ridwan Kamil mengingatkat terkait protokol kesehatan yang harus tetap dijalani." Tolong untuk para pengungsi, meskipun dalam kondisi seperti ini dikondisikan untuk disiplin memakai masker, karena masih dalam suasana pandemi, " pungkasnya di Posko Terpadu sebelum meninjau lokasi bencana.


Komentar


Komentar